Coretan Online Ku

Jumat, 21 Februari 2014

Cara Menanam Buah Naga

Abi dan Umi


Buah naga atau Dragon Fruit adalah salah satu buah-buahan yang memiliki nilai jual yang cukup tinggi sehingga sangat diminati oleh para petani. Buah yang memiliki kulit mirip sisik naga menurut mitologi masyarakat Tiong Hoa ini memang laris manis di pasaran karena dipercaya memiliki khasiat yang banyak untuk tubuh.


Di negara tropis seperti Indonesia, buah naga bisa tumbuh dengan sangat subur. Buah naga sendiri sangat mudah untuk ditanam dan sangat mudah dalam perawatannya.

Persiapan Awal Penanaman Buah Naga


Tanaman buah naga adalah tanaman sejenis kaktus. Oleh karena itu buah naga lebih cocok ditanam pada ketinggian 20 hingga 500 meter di atas permukaan laut. Tanah tempat menanam buah naga harus gembur, porus dan juga mengandung banyak bahan organik.

Hal yang harus diperhatikan adalah bahwa pohon buah naga memang tidak memiliki batang primer yang kokoh. Biasanya ia tumbuh dan memanjat pada penopang. Oleh karena itu, dalam penanamannya Anda perlu mempersiapkan sebuah penompang yang kokoh.

Langkah Penanaman Buah Naga
  • Siapkan tiang panjatan, karena buah naga membutuhkan tiang penopang untuk menahan beberapa cabang produksi agar tidak roboh. Tiang ini nantinya akan dililit oleh beberapa pohon buah naga pada saat penanaman pertama. Cari tiang panjatan yang kuat, bisa terbuat dari besi atau kayu yang kokoh.
  • Menyiapkan media tanam, Anda dapat menyiapkan media untuk menanam buah naga yaitu pasir, tanah, pupuk kandang dan kompos dengan perbandingan 2:1:3:1. Setelah semuanya siap, Anda dapat menyiramnya dengan air sampai kondisi jenuh. Biarkan kurang lebih sehari semalaman sebelum Anda mulai menanam buah naga.
  • Pemilihan dan penanaman bibit, Anda dapat memilih bibit dari batang yang besar dan sudah tua dan pastikan bibit tersebut bebas dari penyakit. Bibit buah naga biasanya memiliki panjang ideal 30 cm dan kemudian ditanam pada pot dengan kedalaman 10 cm. Setelah Anda menanam buah naga tekan-tekan sedikit tanah sekitar bibit agar tidak mudah roboh. Selanjutnya siram dengan air dan letakkan pot ditempat terbuka yang terkena sinar matahari secara langsung.

Pemeliharaan Pohon Buah Naga

Proses pemeliharaan yang harus selalu diperhatikan selain penyiraman dan pemupukan adalah pemangkasan. Pangkaslah batang primer pada kondisi dimana tingginya telah mencapai bagian paling atas tiang.

Setelah pemangkasan, biasanya akan tumbuh tunas baru sehingga batang memiliki cabang sekunder. Cabang-cabang inilah yang akan berfungsi sebagai tempat munculnya buah naga.

0 komentar:

Posting Komentar